ku tahu diri ini pernah berpindah melintas batas indera
aku menemui kecepatanku sama dengan cahaya
semua perlahan melambat lalu diam takbergerak
itu aku dengan cahaya
hampir secepat cahaya
tidak ada yang merekam diri selain Tuhan
takjuga diri sendiri yang selalu menganggap diri sangatlah pintar dan cepat
cekatan menerka putaran waktu namun bumi hanya tersenyum ramah
tidak juga bumi menertawaiku
kesombongan telah berakhir
saat aku semakin merasa sangat cepat.
semua yang diam perlahan mundur, melewati 0 waktu
aku bukan seolah, namun aku bisa melihat kembali masa lalu yang tolol
masa lalu yang hebat, masa lalu diri sendiri.
aku tetap di sini di hari ini aku berbicara.
entah media apa yang berpergian berkenala menonton diri sendiri.
waktu melewati batas 0 bukan sama dengan mundur, hanya seolah mundur. karena sebenarnya aku yang melaju terlalu cepat.
peradaban diri tidak pernah tepat dan diam, aku kadang begitu cepat hingga membuat mereka diam bahkan mundur, aku kadang sangat lambat, hingga mereka diam bahkan melaju melewatiku berkali-kali..
aku tidak waktu karena waktu tidak nyata.
Akhir Juni 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar